![]() |
| Disdikbud Maros Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Kawal SPMB 2026, Pastikan Tak Ada Anak Gagal Sekolah karena Ketinggalan Informasi (Foto Ilustrasi) |
Kepala Disdikbud Maros, Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai, mengimbau masyarakat, tokoh pemuda, pemerintah desa dan kelurahan, hingga berbagai unsur lainnya untuk ikut menyebarluaskan informasi mengenai tahapan SPMB kepada warga di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan SPMB tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.
"Kami sangat berharap kerja sama dari seluruh masyarakat Maros untuk menyebarluaskan informasi ini. Pendidikan anak-anak kita adalah prioritas, dan jangan sampai ada yang gagal masuk sekolah hanya karena ketinggalan informasi jadwal," ujarnya.
Andi Wandi juga mengingatkan para orang tua agar tidak menunda proses pendaftaran hingga hari terakhir. Selain berpotensi menimbulkan antrean akses sistem, keterlambatan juga dapat menghambat proses administrasi apabila terjadi kendala teknis.
Seluruh proses pendaftaran, pemantauan kuota, hingga pengumuman hasil seleksi dilakukan secara daring melalui satu portal resmi sehingga masyarakat dapat memantau seluruh tahapan secara transparan dan akuntabel.
Selain mengimbau masyarakat, pelaksanaan SPMB tahun ini juga mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Maros. Ketua Komisi III DPRD Maros, H. Haeria Rahman, menyoroti masih terbatasnya daya tampung sekolah negeri dibandingkan dengan tingginya jumlah pendaftar di sejumlah wilayah.
Dalam rapat koordinasi yang digelar bersama pemangku kepentingan, DPRD mencatat masih terdapat sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan ruang belajar dan bangku sekolah hingga perlunya koordinasi dengan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.
Menurut DPRD, berbagai upaya pembenahan terus dilakukan, baik melalui penyempurnaan sistem penerimaan maupun peningkatan sarana pendidikan. Namun, pemerataan akses pendidikan masih menjadi pekerjaan bersama yang membutuhkan langkah strategis dan berkelanjutan.
Sementara itu, berdasarkan data Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Maros, beberapa tahapan penting SPMB 2026 yang perlu diperhatikan masyarakat meliputi:
- Jalur Mutasi untuk jenjang SD dan SMP saat ini masih berlangsung dan akan ditutup pada Kamis, 18 Juni 2026 pukul 00.00 WITA. Orang tua yang memenuhi persyaratan diminta segera melengkapi dokumen sebelum masa pendaftaran berakhir.
- Pengumuman Jalur Afirmasi (SD dan SMP) serta Jalur Prestasi (SMP) dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026.
- Jalur Domisili yang merupakan jalur dengan kuota terbesar akan dibuka pada 22 hingga 24 Juni 2026. Orang tua diimbau menyiapkan Kartu Keluarga dan dokumen pendukung lainnya lebih awal.
Disdikbud Maros juga mengingatkan masyarakat agar hanya mengakses informasi melalui laman resmi SPMB Kabupaten Maros untuk menghindari kesalahan informasi selama proses penerimaan peserta didik berlangsung.
Di akhir keterangannya, Andi Wandi berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengawal pelaksanaan SPMB sehingga setiap anak di Kabupaten Maros memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan.
"Mari kita kawal bersama SPMB 2026 demi mewujudkan akses pendidikan yang merata dan sukses di Kabupaten Maros," tutupnya.
