RADIOMAROSfm.com | MAROS — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Maros terus menggenjot pelayanan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Terlihat pada Rabu, 12 Agustus 2026, Melalui program Tim Aksi Penertiban Administrasi Kependudukan (SITANDUK), petugas mendatangi langsung rumah-rumah warga (door to door) di Desa Pattontongan, Kecamatan Mandai, serta Desa Kurusumange, Kecamatan Tanralili.
Langkah jemput bola ini khusus disasarkan bagi warga kelompok rentan yang memiliki keterbatasan fisik maupun mental sehingga tidak memungkinkan untuk datang langsung mengurus dokumen ke kantor Disdukcapil.
Sasaran utama kegiatan ini meliputi lansia, penyandang disabilitas, hingga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Medan yang sulit tak menyurutkan langkah tim di lapangan. Demi memastikan hak sipil warga terpenuhi, petugas bahkan rela menelusuri pematang sawah dan jalanan setapak pedesaan sembari membawa perangkat perekaman electronicKTP (E-KTP) portabel.
Kegiatan pelayanan luar gedung ini didampingi langsung oleh Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Maros, A. Muh. Reza Matotorang, bersama Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk, Andi Satriawan Anwar, S.E.
Di sela-sela pendataan warga, Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Maros, Andi Satriawan Anwar, S.E., menegaskan pentingnya ketersediaan dokumen kependudukan bagi kelompok rentan.
"Setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan dokumen kependudukan, tanpa terkecuali. Warga lansia, disabilitas, dan ODGJ sering kali terkendala akses mobilitas untuk datang ke kantor dinas. Karena itulah Tim SITANDUK hadir langsung ke rumah-rumah warga, bahkan sampai menyeberangi pematang sawah," ujar Andi Satriawan.
"Kepemilikan E-KTP ini sangat krusial karena menjadi pintu masuk utama agar mereka bisa mengakses berbagai layanan publik dan bantuan sosial dari pemerintah," lanjutnya.
Melalui aksi nyata Tim SITANDUK ini, Disdukcapil Maros berkomitmen untuk terus menyisir seluruh wilayah demi mewujudkan tertib administrasi kependudukan yang merata dan merangkul semua kelompok masyarakat. (Marosfm/Humas Pemkab Maros)


