![]() |
| Tingkatkan Daya Saing UMKM, Mahasiswa KKN-T Unhas Bantu Tingkatkan Branding dan Cara Hitung HPP Otomatis |
Program ini menyasar tiga UMKM lokal, yakni Uci Keripik (produsen keripik pisang dan keripik singkong), Kembar (produsen aneka kue tradisional), dan NB Frozen (produsen tempura udang beku). Kegiatan ini merupakan bagian dari KKN Tematik dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 1 tentang Pengentasan Kemiskinan, sebagai upaya meningkatkan kapasitas ekonomi pelaku usaha mikro di desa.
Selaku penanggung jawab program, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang setelah ditemukan kendala umum di kalangan UMKM setempat, yakni logo dan label kemasan yang dianggap kurang menarik serta minimnya pemahaman dalam menghitung HPP secara akurat, sehingga pelaku usaha kerap kesulitan menentukan harga jual yang tepat. Kondisi ini dinilai berdampak pada daya saing produk di pasar yang semakin kompetitif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan diskusi bersama pelaku UMKM terkait rencana perbaikan logo dan label kemasan, termasuk mengidentifikasi berbagai kendala yang selama ini dihadapi. Diskusi kemudian berlanjut pada perencanaan desain logo dan label yang sesuai dengan karakter masing-masing produk, sebelum akhirnya dicetak dan ditempelkan langsung pada kemasan. Selain itu, mahasiswa KKN turut memberikan pendampingan langkah demi langkah penggunaan template perhitungan HPP otomatis di Excel, agar pelaku UMKM dapat menghitung biaya produksi dan menentukan harga jual secara mandiri.
"Selama ini kami cuma pakai kemasan polos tanpa label, jadi produk terlihat kurang menarik dan sering disamakan dengan produk lain. Setelah dibantu buatkan logo dan diajari cara hitung HPP di Excel, sekarang kami jadi lebih percaya diri menentukan harga jual yang sesuai dan produk juga terlihat lebih profesional," ujar perwakilan Uci Keripik.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas berharap ketiga UMKM mitra dapat terus menggunakan label kemasan dan sistem perhitungan HPP yang telah dibuat secara berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan daya saing produk sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat Desa Bonto Matene ke depannya.(Ady)
